Kalo sampeyan lagi bangun rumah dan abai terhadap pondasi, saya jamin rumah Anda akan berdiri lama. Alasan saya mengatakan hal diatas karena dalam membangun rumah, pondasi adalah hal yang paling utama. Jika hal paling utama saja diabaikan, bidang garapan yang lain tak jauh-jauh dari itu.
Dalam membangun diri, hal utama adalah memahami otak. Karena pemahaman terhadap otak adalah pondasi utama dalam membentuk seorang manusia. Sampeyan belum percaya? coba renungkan ini ; Orang boleh fisiknya 100% handal, tapi kalo otaknya miring bagaimana.
Bahasan kali ini, saya coba menyajikan artikel yang moga-moga membantu Anda dalam memahami cara kerja otak. Beberapa hal di bawah ini sifatnya praktikal. Artinya kalo sampeyan kerjakan, DIJAMIN Anda akan jadi orang handal dalam bidang apapun.
Pertama, Exercise Does Enhance Your Brain.
Olahraga secara rutin dan aktif melakukan pergerakan tubuh memberikan efek amat sangat besar bagi kesehatan otak. Orang yang rajin berolahraga dalam jangka panjang otaknya akan memiliki kemampuan memecahkan masalah, lebih tangguh, dan moncer. Ada pepatah lama yang mungkin sudah sampeyan dengar dan 100% benar adanya : Men Sana In Corpore Sano --di dalam tubuh yang sehat ada otak yang sehat juga.
Olahraga ini tak harus berat-berat. Aktif bergerak yang jadi poin utama. Lari-lari kecil, aktif membersihkan rumah, ngepel, cuci piring, dll yang mengakibatkan Anda bergerak dan berkeringat. Saraf motorik Anda akan terorganisir dengan baik. Jika Anda saat ini malas bergerak, siap-siap saja menerima resiko yang parah nanti di hari tua. Saya bukan menakut-nakuti lho ya, tapi hanya mengingatkan, paling tidak untuk diri saya sendiri.
Kedua. Multitasking is a mtyh.
Anda pasti sering kali dengar dan juga sering kali lupa kata ini :
Otak Anda luar biasa, bla, bla, bla. Orang pada mengingatkan kalo otak manusia jika dilatih dengan baik maka akan tokcer. Hmmm..sebuah kalimat yang menyejukkan hati tapi sebenarnya tidak demikian.
Pangkal muasal hal itu adalah kepercayaan bahwa manusia bisa melakukan apa saja. Oke, well otak emang hebat, tapi cara kerja yang random dengan memasukkan berbagai macam aktifitas akan menumpulkan otak Anda.
Bagaimana cara kerja otak kita? Otak kita bekerja dengan cara sekuensial (berurutan) dan tidak pernah bisa dipaksa bekerja secara pararel. Kalo sampeyan dalam keadaan menyetir mobil, lalu ketawa-ketiwi sambil menelpon, maka resiko kecelakaan yang akan terjadi pada sampeyan naik jadi 9 kali lipat. Hal ini dasarnya simple ; bahwa otak kita ndak bisa multitasking.
Misalkan lagi, kalo sampeyan lagi nulis laporan, tapi juga nyambi buka facebook, balas bbm, buka timeline di twitter dll, maka bisa dipastikan bahwa resiko kerjaan mangkrak (terbelengkalai) semakin besar.
Solusinya gimana? Fokuslah dalam mengerjakan sesuatu. Meskipun hanya potong kuku, jangan sesekali disambi sama nonton tivi. Memahami hal ini akan memberikan Anda masukan bahwa bila otak membutuhkan fokus terhadap penyelesaian sesuatu, ya sekarang fokuslah untuk sesuatu yang perlu Anda selesaikan.